Daftar Keterangan Pin Throttle Body Dan Fungsinya

lksotomotif.com - Throtle body merupakan komponen pengganti karburator yang digunakan pada mesin - mesin yang sudah berbasis elektronic fuel injector ( EFI ). Udara yang akan masuk kedalam intake manifold akan melewati throtle body untuk diukur banyaknya udara yang masuk. Banyaknya udara yang masuk akan kalkulasi yang selanjutnya hasil tersebut akan dikirim berupa data ke ECU ( electronic control unit )

Throttle body pada mobil berfungsi sebagai pengatur jumlah udara yang masuk ke dalam mesin. Komponen ini merupakan bagian dari sistem intake dan bekerja sama dengan pedal gas serta ECU (Engine Control Unit) untuk mengontrol aliran udara ke ruang bakar.

Fungsi utama throttle body:

  • Mengontrol aliran udara → Throttle body membuka dan menutup katup throttle sesuai dengan tekanan pada pedal gas. Semakin dalam pedal gas ditekan, semakin banyak udara yang masuk.
  • Menyesuaikan campuran udara dan bahan bakar → Sensor pada throttle body membantu ECU menentukan rasio bahan bakar dan udara yang optimal untuk pembakaran.
  • Menjaga stabilitas idle (stationer) → Idle Air Control Valve (IAC) yang terdapat pada throttle body membantu menjaga kecepatan idle mesin agar tetap stabil saat kendaraan dalam keadaan diam.
  • Meningkatkan respons gas → Dengan sistem yang baik, throttle body dapat memberikan respons cepat saat pengemudi menekan pedal gas.
Throttle body memiliki beberapa pin yang memiliki beberapa fungsi untuk digunakan sebagai dasar pemeriksaan jika terjadi kerusakan. 

daftar pin throttle body

Pin 1 dan Pin 2: Kontrol Mesin Operator Throttle (TAC)

Pin-pin ini terhubung ke motor listrik di dalam body throttle. Mesin ini menggerakkan kupu-kupu throttle di bawah komando ECU. ECU mengatur arus yang melewati variable resisten ini untuk menyesuaikan posisi throttle  kupu-kupu, memungkinkan kontrol yang tepat aliran udara ke motor. Arah saat ini menentukan apakah kupu-kupu membuka atau menutup, memastikan respon dinamis berdasarkan posisi pedal gas.


Pin 3: Sensor Land

Ini adalah patokan untuk sensor posisi pedal gas (TPS). Tanah menyediakan sirkuit tertutup yang penting agar sinyal sensor akurat. Jika pin ini memiliki koneksi yang buruk atau daya tahan tinggi, sinyalnya bisa tidak menentu, menyebabkan kegagalan membaca posisi kupu-kupu dan mempengaruhi kinerja mesin.


Pin 4: Sinyal Sensor Posisi Akselerator 1

Pin ini mengirimkan sinyal tegangan sebanding dengan posisi kupu-kupu pedal gas. Sensor menggunakan potensiometer atau variable resistor.  Hall untuk menghasilkan sinyal ini. ECU menerjemahkan sinyal ini untuk menghitung jumlah udara yang masuk ke dalam mesin dan menyesuaikan injeksi bahan bakar dan pengapian secara real time.


Pin 5: Referensi +5 Volt

Memberikan tegangan konstan 5V dari ECU ke sensor posisi pedal gas. Tegangan patokan ini sangat penting agar sensor berfungsi dengan baik. Jika pin ini bermasalah, seperti penurunan tegangan, sensor tidak akan bisa mengirim sinyal yang andal, yang dapat menyebabkan respon pedal gas gagal.


Pin 6: Sinyal Sensor Posisi Akselerator 2

Pin ini menghasilkan sinyal cadangan kedua. Sinyal ini biasanya terbalik atau salinan sinyal Pin 4. ECU membandingkan kedua sinyal untuk mendeteksi perbedaan dan memastikan keamanan. Jika sinyal tidak sesuai, sistem memasuki mode aman untuk menghindari kerusakan pada mesin atau kehilangan kontrol.


0 Response to "Daftar Keterangan Pin Throttle Body Dan Fungsinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel